Mix Martial Art, Seni Bela Diri Berujung Kematian

Mix Martial Art, Seni Bela Diri Berujung KematianBila berbicara tentang kerasnya dunia pertarungan di ajang olahraga seni bela diri mix martial arts ini, maka Anda bisa melihat dari sejumlah kejadian yang pernah terjadi sebelumnya. Hingga kemudian hal ini menjadikan beberapa atlet lalu mengalami sebuah cidera yang berakhir pada kematian. Misalnya saja, seperti seorang atlet bernama Tim Hague, berusia 34 tahun. Dia telah tewas, di hari Minggu, tanggal 18 Juni 2017 yang lalu sesudah mengalami kekalahan sampai KO di ajang pertarungan tinju. Saat itu, dirinya sedang menghadapi Adam Braidwood sebagai lawan mainnya. Setelah itu, Hague kemudian tewas, tepatnya di rumah sakit sesudah dirinya mengalami kekalahan KO tersebut. Hingga kemudian, dia berkali-kali terjatuh karena dipukul oleh Braidwood, seorang mantan pemain dari tim sepak bola dari Edmonton Eskimos, di ajang pertarungan dalam Shaw Conference Center yang digelar di Edmonton, di Alberta, Canada.

Meskipun sudah menjalani sebuah operasi bedah otak di dalam rumah sakit, ternyata nyawa Hague tetap tidak bisa tertolong. Melihat lawan mainnya setelah itu tewas, hal ini membuat Adam Braidwood kemudian mengakui penyesalannya yang begitu mendalam. Sebelumnya, sudah pernah terjadi juga ada 1 nyawa yang melayang dari seni bela diri campuran dari MMA ini. Saat itu, pertarungan tersebut dilakukan di Dublin, di Irlandia di hari Sabtu, 9 April 2016. Itu artinya sudah dari 2 tahun yang lalu. Saat itu, petarung MMA dari Portugal, bernama Joao Carvallo, berusia 28 tahun telah meninggal dunia sesudah melakukan ajang laga pertarungan melawan sang tuan rumah. Yaitu Charlie Ward. Di dalam laga pertandingan tersebut, kemudian Carvalho langsung tumbang sesudah dirinya mendapatkan pukulan telak yang diberikan oleh Charlie Ward. Dalam sebuah tayangan video yang telah merekam kejadian tersebut, sebelum tumbang kemudian Carvalho ternyata sudah kelihatan sempoyongan.

Mix Martial Art, Seni Bela Diri

Saat itu, telah terlihat jelas bahwa Carvalho ini kelihatan sempoyongan sesudah mendapatkan 1 buah pukulan telak dari Charlie Ward. Sesudah itu, Charlie Ward kemudian terus saja menghujani Carvalho tersebut dengan memberikan pukulan yang lainnya. Termasuk disaat Carvalho telah terjatuh. Setelah dinyatakan kalah, petarung bernama Carvalho ini langsung jatuh tak sadarkan diri lagi. Karena itulah, disaat itu juga, dirinya langsung dilarikan ke dalam Rumah Sakit Beaumont. Saat menjalani sebuah perawatan hingga 3 hari, kemudian akhirnya Carvalho harus menghembuskan nafasnya lagi untuk yang terakhir kalinya. Melihat hal tersebut, maka dalam hal ini bisa ditarik kesimpulan dan sebuah pembelajaran bahwa, jika orang-orang atau anggota judi online yang ingin belajar olahraga seni bela diri ini, sebaiknya Anda perhitungkan juga resikonya. Karena sesuatu bisa saja terjadi saat Anda belajar seni bela diri campuran ini sebagai olahraga bela diri yang keras.